Honda Super One EV: Mobil Listrik Canggih Bersensasi Mesin Bakar
Honda Super One EV Teka-teki peluncuran mobil listrik Honda di Indonesia akhirnya terungkap. Pabrikan asal Jepang ini sedang bersiap memasuki segmen EV. Mereka akan segera merilis mobil listrik berbasis baterai dalam waktu dekat. Tentu saja, langkah inovatif ini sangat dinantikan oleh konsumen otomotif nasional.
Bahkan, tanda-tanda kehadiran produk baru ini sudah sangat jelas. Anda bisa melihat Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) di situs resmi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memuat data tersebut secara terbuka. Oleh karena itu, banyak orang menduga kuat data ini milik Honda Super One.
Saat ini, nilai jual dasar mobil tersebut masih menggunakan kode inisial. Anda akan menemukan kode JG6A EV ZZE di situs Samsat. Menariknya, mobil ini mendaftarkan nilai jual dasar sebesar Rp257 juta.
Selain itu, situs tersebut juga menampilkan kode R18 LX EV ZZE. Kode kedua ini mematok harga yang lebih tinggi, yakni Rp782 juta. Banyak pihak memprediksi kode mahal ini milik SUV EV Medium Zero Alpha. Namun, nama Super One punya peluang paling besar untuk meluncur lebih dulu.
Tanggapan Resmi dari Honda Indonesia
Yusak Billy, Sales & Marketing & Aftersales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), memberikan tanggapan. Ia menjawab pertanyaan wartawan mengenai isu ini secara diplomatis. Meskipun begitu, kita bisa menangkap maksud tersirat dari pernyataannya. Honda Indonesia pasti segera bersaing di segmen mobil tanpa polusi.
“Kita belum bisa membicarakan mobil listrik Honda sekarang,” tegas Billy. Ia menyampaikan hal ini di Kantor Pusat HPM, Jakarta Utara. Namun, ia juga mengakui data yang bocor di Samsat. “Data itu sudah muncul, berarti memang sudah terdaftar,” tambahnya singkat.
Sebelumnya, HPM sebenarnya sudah menawarkan SUV listrik bernama e:N1. Masyarakat lebih mengenal mobil ini sebagai HR-V versi listrik. Sayangnya, Honda masih memasarkan model ini untuk pasar bisnis (B2B). Artinya, konsumen individu belum bisa membeli mobil tersebut secara langsung.
Selanjutnya, Billy belum mau membeberkan strategi penjualan Super One. “Kami belum bisa membicarakan soal harga sekarang,” ungkap Billy. Lebih lanjut, ia menyebut perusahaannya sudah mempelajari skema penjualan dengan matang. “Tunggu saja tanggal mainnya,” kata Billy mengakhiri pembicaraan terkait harga.
Menyesuaikan Kebutuhan Konsumen Indonesia
Pada kesempatan lain, Billy mengungkapkan fakta yang sangat penting. Honda akan menyesuaikan produk mobil listrik murni ini secara khusus. Mereka ingin mengikuti kebutuhan konsumen otomotif di Indonesia. Oleh sebab itu, perusahaan harus menyelaraskan banyak hal.
Pertama, mereka harus mengevaluasi posisi produk dan harga jual. Kedua, perusahaan juga wajib merancang fitur unggulan yang tepat guna. Ketiga, Honda tentu harus menyiapkan infrastruktur pendukung yang memadai untuk konsumen.
“Kami tentu mempertimbangkan berbagai faktor sebelum meluncurkan Super One,” jelas Billy. Karena itu, Honda akan mengumumkan harga pada momen yang paling pas.
Lebih dari itu, Billy menegaskan peran strategis setiap produk baru. Honda tidak semata-mata mengejar volume penjualan produk saja. Sebaliknya, produk tersebut harus mampu menjawab kebutuhan mobilitas konsumen. Hasilnya, posisi merek Honda akan semakin kuat di pasar otomotif nasional.
Super One Tawarkan Sensasi Berkendara Berbeda
Honda sangat memahami keinginan pasar mengenai kendaraan listrik. Konsumen otomotif memang mengincar efisiensi bahan bakar yang tinggi. Namun, mereka tetap menginginkan esensi sebuah mobil bermesin konvensional. Maka dari itu, insinyur Honda melahirkan Super One dengan konsep unik ini.
Sebagai informasi, kami sudah menguji langsung mobil listrik ini di Jepang. Super One memiliki dimensi kendaraan segmen A. Tentu saja, ukuran ringkas ini sangat cocok untuk jalanan perkotaan. Tampilan visualnya siap meramaikan persaingan kelas City Car EV.
Menurut pihak Honda Jepang, mobil listrik ini menggunakan motor penggerak kompak. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 63 daya kuda. Walaupun angkanya terdengar kecil, performa aslinya sungguh mengejutkan.
Pasalnya, Super One memiliki fitur Boost Mode yang canggih. Anda bisa menemukan tombol pintar ini pada setir sisi kanan. Cukup tekan sekali, sistem otomatis meningkatkan performa tenaga dan torsi. Alhasil, mobil langsung melaju lebih cepat dan sangat responsif.
Simulasi Suara Mesin dan Transmisi
Selain mengubah performa mesin, Boost Mode juga menyalakan Active Sound Control. Fitur cerdas ini menyalurkan suara mesin buatan ke dalam kabin. Suara tersebut mengalir jernih melalui sistem audio mobil.
Menariknya, suara raungan mesin buatan ini sangat mirip sports car. Suaranya sangat enak didengar dan sama sekali tidak berlebihan. Sehingga, Anda merasa sedang mengendarai mobil sport bermesin bakar konvensional.
Hebatnya lagi, sistem suara virtual ini bekerja secara dinamis. Saat Anda menginjak pedal gas, raungan mesin buatan akan meninggi. Sebaliknya, suara virtual mesin akan menurun otomatis saat Anda melakukan pengereman.
Tentu saja, inovasi ini bukan sekadar gimmick suara murahan. Honda meracik sistem ini dengan sangat sempurna. Ketika Boost Mode aktif, fitur Multi Gear Shift juga ikut menyala.
Fitur ini memberikan sensasi pergantian gigi yang sangat terasa nyata. Bahkan, sistem juga mengeluarkan suara efek letupan knalpot buatan. Secara total, Honda memberikan sensasi transmisi 7 percepatan pada Super One.
Kesimpulannya, kehadiran Honda Super One sangat layak kita tunggu bersama. Jika Honda menetapkan harga yang pas, potensinya akan sangat luar biasa. Apalagi, jaringan diler Honda di Indonesia sudah sangat kuat dan merata. Oleh karena itu, Super One EV bisa menjadi pilihan terbaik di kelasnya. Anda tertarik meminangnya?

