Honda Prospect Motor (HPM) kembali memamerkan unit Honda N-Van EV dalam sesi media gathering di markas mereka pada akhir Maret 2026. Sebenarnya, mobil mungil bertenaga listrik ini bukan sosok asing bagi pecinta otomotif tanah air. Honda pertama kali memperkenalkan Kei-car listrik ini pada ajang GIIAS 2023 yang lalu. Sejak saat itu, N-Van EV terus menarik perhatian karena desainnya yang unik dan fungsionalitasnya yang tinggi.
Asal-usul nama “N” pada mobil ini memiliki sejarah yang cukup panjang. Awalnya, huruf tersebut merujuk pada kata Norimono yang berarti “kendaraan” dalam bahasa Jepang. Kode ini muncul pertama kali pada model legendaris Honda N360. Seiring berjalannya waktu, makna huruf N berkembang menjadi Nippon, New, dan Next. Hal ini mencerminkan semangat Honda untuk terus berinovasi menciptakan kendaraan masa depan yang relevan.

Desain Unik Tanpa Pilar untuk Akses Maksimal
Sebagai sebuah Microvan, Honda N-Van EV memiliki dimensi yang sangat kompak. Mobil ini memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi mencapai 1.950 mm. Keunggulan utama desainnya terletak pada sisi penumpang. Honda merancang mobil ini secara unik dengan meniadakan pilar tengah (pilar B) pada sisi kiri kendaraan.
Keputusan desain ini memberikan ruang terbuka yang sangat lapang saat pintu depan dan pintu geser terbuka secara bersamaan. Fitur ini sangat memudahkan pengemudi saat melakukan proses bongkar muat barang di ruang sempit. Inovasi tersebut membuat N-Van EV menjadi pilihan ideal bagi pelaku bisnis logistik yang sering bergerak di area perkotaan padat.
Rekam Jejak Riset Bersama Pertamina Retail
Honda tidak sekadar memajang mobil ini sebagai hiasan. Pada tahun 2023, N-Van EV menjadi objek riset intensif bersama pihak Pertamina Retail. Selama tiga bulan, mobil ini bertugas sebagai kendaraan operasional logistik yang sesungguhnya. Tim riset menggunakannya untuk mengirimkan barang dari gudang penyimpanan menuju empat belas gerai Bright Store di Jakarta.
Hasil riset tersebut memberikan data berharga mengenai efisiensi kendaraan listrik dalam mendukung operasional bisnis sehari-hari. Honda ingin memastikan bahwa teknologi EV mereka benar-benar tangguh menghadapi iklim dan kondisi jalanan di Indonesia. Pengalaman operasional ini memperkuat posisi N-Van EV sebagai kandidat kuat kendaraan komersial ramah lingkungan di masa depan.
Performa Motor Listrik dan Daya Jelajah
Honda membekali N-Van EV dengan spesifikasi teknis yang mumpuni untuk kelas kendaraan ringkas. Konsumen di Jepang dapat memilih dua varian motor listrik. Varian pertama memiliki tenaga 39 kW atau setara dengan 52,2 daya kuda. Sementara itu, varian kedua menghasilkan daya 47 kW. Keduanya mendapatkan pasokan energi dari baterai berkapasitas 29,6 kWh.
Dalam satu kali pengisian daya penuh, Honda N-Van EV mampu menempuh jarak hingga 245 kilometer. Jarak tempuh ini sudah sangat mencukupi untuk kebutuhan pengiriman barang di dalam kota selama satu hari penuh. Untuk pengisian daya, mobil ini mendukung fitur fast charging 50 kW. Melalui fitur ini, pengisian baterai menjadi jauh lebih singkat. Jika menggunakan mode pengisian normal 6 kW, pengguna membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 5 jam sampai baterai terisi penuh.
Fitur Keamanan Canggih dan Daya Angkut
Meskipun masuk dalam kategori kendaraan niaga ringan, Honda tidak mengabaikan faktor keamanan. Versi terbaru tahun 2024 sudah mengusung fitur keselamatan Honda Sensing. Teknologi ini mencakup berbagai sensor canggih untuk membantu pengemudi menghindari risiko kecelakaan. Langkah ini membuktikan bahwa Honda ingin memberikan perlindungan maksimal bagi pengemudi logistik yang bekerja dalam mobilitas tinggi.
Secara teknis, bobot kendaraan ini berkisar antara 1.060 hingga 1.140 kilogram. Dengan dimensi mungilnya, N-Van EV mampu mengangkut beban puncak hingga 350 kilogram. Angka ini sangat ideal bagi kurir paket kilat atau pengiriman logistik ritel lainnya. Di pasar Jepang, Honda membanderol mobil ini mulai dari harga 2,4 juta Yen hingga 2,9 juta Yen. Jika kita konversikan ke rupiah, harganya berkisar antara Rp260 jutaan hingga Rp311 jutaan.
Potensi Masa Depan di Indonesia
Melihat tren kendaraan listrik yang semakin berkembang, Honda N-Van EV memiliki potensi besar untuk sukses di Indonesia. Pemerintah saat ini sedang gencar mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan, termasuk untuk sektor komersial. N-Van EV menawarkan kombinasi antara efisiensi biaya operasional dan kemudahan penggunaan di kota besar.
Pelaku usaha dapat menghemat biaya bahan bakar secara signifikan dengan beralih ke tenaga listrik. Selain itu, perawatan motor listrik jauh lebih sederhana dibandingkan mesin pembakaran konvensional berkapasitas 658 cc. Kehadiran N-Van EV di markas HPM pekan lalu menjadi sinyal kuat bahwa Honda sedang mempertimbangkan langkah strategis selanjutnya. Kita tunggu saja apakah Honda akan segera memasarkan secara resmi Microvan canggih ini untuk mendukung ekonomi hijau di Indonesia.

