Ad image

Mitsubishi Xpander HEV Facelift Meluncur: Fitur Makin Mewah, Indonesia Harus Sabar

Bima Saputra
5 Min Read

Carbuotomotif – Kehadiran Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross HEV di Indonesia memang masih menjadi teka-teki. Namun, publik Thailand sudah lebih dulu menikmati kecanggihan LMPV elektrifikasi ini. Pada Mei 2025 lalu, model ini sempat mendapatkan penyegaran ringan. Kini, tepat pada Maret 2026, Mitsubishi kembali memberikan sentuhan facelift yang lebih signifikan.

Ajang Bangkok International Motor Show (BIMS) 2026 menjadi panggung utama perkenalan kedua unit ini. Mitsubishi memamerkan Xpander HEV dan Xpander Cross HEV dengan berbagai pembaruan fitur. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat dominasi Mitsubishi di segmen mobil keluarga ramah lingkungan.

Mitsubishi Xpander Cross HEV Facelift Muncul, Desain Agresif Curi Perhatian

Peningkatan Fitur: 7 Mode Berkendara dan AYC

Penyegaran paling besar justru terlihat pada unit Xpander HEV standar. Mengutip dari laman Paultan.org, Mitsubishi menyematkan 7 mode berkendara sekaligus. Pengemudi kini bisa memilih mode Normal, Wet, Gravel, Tarmac, Mud, Charge, dan EV. Fitur ini memberikan fleksibilitas luar biasa saat menghadapi berbagai kondisi jalanan yang berbeda.

Tak hanya itu, Mitsubishi juga menambahkan fitur Active Yaw Control (AYC) pada Xpander HEV. Sebelumnya, fitur canggih ini identik sebagai pembeda utama untuk varian Cross. Penambahan AYC membuat kontrol kendaraan saat menikung menjadi jauh lebih stabil dan presisi. Dengan perubahan ini, perbedaan fitur antara varian Xpander standar dan Xpander Cross HEV menjadi semakin tipis.

Spesifikasi Mesin Hybrid yang Responsif

Dari sektor dapur pacu, Mitsubishi masih mengandalkan unit mesin yang sudah teruji. Mereka menggunakan mesin berkode 4G92 dengan kapasitas 1.600 cc. Mesin bensin ini mampu menghasilkan daya sebesar 95 PS pada 5.100 rpm dan torsi 134 Nm pada 4.500 rpm. Namun, kekuatan aslinya terletak pada sinergi dengan sistem elektrik.

Mesin tersebut bekerja berdampingan dengan motor listrik berdaya 116 PS dan torsi instan sebesar 255 Nm. Sistem ini mendapat sokongan tenaga dari baterai Lithium-ion berkapasitas 1,1 kWh. Kombinasi performa bensin dan listrik ini menyalurkan tenaga ke roda depan melalui transmisi e-CVT. Kolaborasi ini menghadirkan pengendalian yang lebih responsif serta akselerasi yang jauh lebih tajam. Selain itu, konsumsi bahan bakar juga menjadi jauh lebih efisien bagi pengguna harian.

Dimensi Kokoh Tetap Terjaga

Meskipun mendapatkan fitur baru, Mitsubishi tidak mengubah sisi konstruksi dasar mobil ini. MPV ini masih mempertahankan dimensi yang luas dan kokoh untuk menampung tujuh penumpang. Panjang mobil mencapai 4.595 mm dengan lebar 1.750 mm dan tinggi 1.750 mm. Jarak sumbu roda yang mencapai 2.775 mm menjamin kelegaan ruang kaki bagi penumpang di dalam kabin.

Xpander HEV juga tetap memiliki jarak ke tanah (ground clearance) setinggi 205 mm. Angka ini cukup ideal untuk melibas genangan air atau jalanan yang tidak rata. Lebar jejak depan dan belakang masing-masing tetap berada di angka 1.520 mm dan 1.510 mm. Konstruksi ini memastikan stabilitas berkendara tetap terjaga meskipun mobil membawa beban yang cukup berat.

Foto - Mitsubishi Xpander HEV Dapat Facelift Di Thailand, Ini Peningkatannya

Perbandingan Harga di Thailand

Di pasar Thailand, Mitsubishi mematok harga yang cukup kompetitif untuk teknologi hybrid ini. Xpander HEV dibanderol dengan harga 939 ribu baht atau sekitar Rp483,7 juta. Sementara itu, varian Xpander Cross HEV dijual seharga 969 ribu baht atau sekitar Rp499,1 juta. Harga tersebut mencerminkan nilai lebih dari fitur-fitur baru yang Mitsubishi sematkan pada model 2026 ini.

Harga ini tentu menjadi gambaran bagi calon konsumen di wilayah Asia Tenggara lainnya. Dengan fitur 7 mode berkendara dan AYC, Xpander HEV menawarkan paket teknologi yang sangat lengkap. Konsumen mendapatkan kenyamanan MPV namun dengan efisiensi mesin listrik yang modern.

Kapan Masuk ke Indonesia?

Bagi masyarakat Indonesia, tampaknya harus sedikit menahan diri dan bersabar. Informasi yang berkembang menyebutkan bahwa Mitsubishi belum akan membawa Xpander HEV dalam waktu dekat. Mitsubishi Indonesia sepertinya memiliki strategi yang berbeda untuk pasar tanah air yang sangat dinamis.

Kemungkinan besar, model hibrida ini baru akan mengaspal di Indonesia bersamaan dengan penggantian model secara total. Generasi terbaru Xpander diperkirakan hadir pada awal tahun 2028 mendatang. Strategi ini bertujuan agar teknologi hybrid hadir bersamaan dengan desain bodi yang benar-benar baru dan gagah . Dengan begitu, Mitsubishi bisa memberikan dampak pasar yang jauh dan lebih kuat saat peluncuran nanti.

Share This Article